⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

PWI Kalbar Dorong LPM Warta IAIN Pontianak Perkuat Pers Kampus

Oleh | September 27, 2026 | 0 komentar | September 27, 2026 (diperbarui)

PONTIANAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak untuk memperkuat eksistensi pers mahasiswa sebagai wadah pembelajaran jurnalistik sekaligus kontrol sosial di lingkungan kampus. Dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PWI Kalbar, Kundori, saat melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat LPM Warta IAIN Pontianak bersama jajaran pengurus, Jumat (25/9/2026).

Dalam kunjungan yang bertujuan memberikan penguatan terhadap aktivitas pers kampus ini, Kundori mengapresiasi LPM Warta IAIN Pontianak yang masih aktif memproduksi karya jurnalistik melalui media daring, meskipun edisi cetak terkendala oleh kondisi anggaran. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan pers mahasiswa harus didukung penuh oleh pihak birokrasi kampus tanpa adanya intervensi terhadap produk jurnalistik yang dihasilkan.

“Dukung kemerdekaan pers mahasiswa. Sebagai mitra dan kontrol sosial di lingkungan kampus, pers mahasiswa perlu mendapat dukungan,” ujar Kundori di hadapan para pengurus lembaga pers mahasiswa tersebut.

Selain menekankan pentingnya menjaga independensi dan kualitas pemberitaan—termasuk melalui pembuatan artikel, opini, dan laporan mendalam—Kundori juga mengingatkan pentingnya kesinambungan organisasi melalui kaderisasi yang efektif. PWI Kalbar pun membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, seperti pelatihan jurnalistik, diskusi penanganan tren media digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Namun, ia mengingatkan bahwa keikutsertaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) baru dapat diikuti mahasiswa jika yang bersangkutan telah bekerja secara profesional di perusahaan pers.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Umum LPM Warta IAIN Pontianak, Rolinny Ittiqaiyah, menyambut hangat perhatian yang diberikan oleh PWI Kalbar.

Menurutnya, kehadiran organisasi profesi wartawan ini menjadi suntikan semangat bagi para anggota dalam mengelola berbagai platform digital, mulai dari situs web, siniar (podcast), video reportase, hingga media sosial Instagram sebagai wadah aspirasi dan kritik konstruktif mahasiswa.

“Kami sangat mengharapkan perhatian dan ke depan ingin mengajukan kerja sama, baik melalui pelatihan jurnalistik yang diadakan LPM Warta maupun kegiatan PWI dengan menghadirkan pengurus PWI sebagai pemateri,” ungkap Rolinny.

Saat ini, LPM Warta IAIN Pontianak didukung oleh sekitar 12 pengurus dan 11 anggota aktif yang rutin menggelar diskusi berkala serta publikasi harian. Melalui sinergi bersama PWI Kalbar, kedua belah pihak berharap kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme pers mahasiswa di Kalimantan Barat dapat terus meningkat demi kemajuan dunia jurnalistik nasional.

Tags:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *