Penemuan Bayi di Sintang, Ibu Titip Pesan Jangan Ganti Namanya
SINTANG – Warga Jalan Bhayangkara, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di depan rumah warga, tepat di depan Masjid Shiratul Jannah Polres Sintang, Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 06.20 WIB.
Peristiwa bermula saat seorang warga berinisial ID sedang menyapu teras rumah dan mendengar suara tangisan kecil yang awalnya dikira suara anak kucing.
Namun setelah diperiksa, suara tersebut ternyata berasal dari seorang bayi laki-laki yang dibungkus kain dan diletakkan di dalam sebuah tas.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo melalui Kasi Humas Polres Sintang IPTU Eko Budi Purwanto membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
“Bayi ditemukan sekitar pukul 06.20 WIB di Jalan Bhayangkara, depan Masjid Shiratul Jannah Polres Sintang,” ujar IPTU Eko.
Ia menjelaskan, saksi yang menemukan bayi kemudian memanggil suaminya untuk memastikan isi bungkusan tersebut.
“Awalnya saksi mengira suara kucing. Setelah dicek bersama suaminya, ternyata di dalam bungkusan kain dan tas terdapat seorang bayi laki-laki,” jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, suami saksi segera melaporkan kejadian itu ke Polres Sintang agar bayi mendapatkan penanganan cepat.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Selain itu, bayi tersebut langsung dibawa ke RSUD Ade M Djoen Sintang guna mendapatkan pemeriksaan medis dan memastikan kondisi kesehatannya.
“Langkah yang sudah dilakukan yakni mendatangi TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta membawa bayi ke RSUD Sintang untuk tindakan lebih lanjut,” tambah IPTU Eko.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pihak yang meninggalkan bayi tersebut.
Peristiwa ini semakin mengundang haru setelah ditemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh ibu kandung bayi.
Dalam surat tersebut, sang ibu memperkenalkan bayi laki-laki itu dengan nama Rui dan menitipkan pesan agar siapa pun yang merawatnya kelak tidak mengganti nama tersebut.
Surat itu pun menyentuh hati banyak warga yang mengetahui kisah penemuan bayi Rui di Sintang
Berita Terkait
KALBAR
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pelayanan di SPBU Apung Kapuas Hulu
Kapuas Hulu, 27 September 2026* – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan perkuat pelayanan dan pengawasan...
KALBAR
PWI Kalbar Dorong LPM Warta IAIN Pontianak Perkuat Pers Kampus
PONTIANAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak...
KALBAR
Sah! Taufik Terpilih Aklamasi Ketua PWI Sintang Masa Bakti 2026-2029
SINTANG – Taufik Hidayat, terpilih aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sintang masa bakti...
KALBAR
Polda Kalbar Serap Aspirasi Aliansi Driver Ojol
PONTIANAK— Kepolisian daerah Kalimantan Barat menggelar kegiatan silaturahmi bersama pengurus dan anggota Aliansi Driver Ojol Bersatu...