Jemaah Masjid di Bengkayang Tewas Ditusuk Samurai
BENGKAYANG – Warga Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, digegerkan dengan peristiwa pembunuhan yang terjadi di Masjid At-Taqwa, Dusun Sungai Soga, Selasa (2/6/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Chairil Anwar (65), warga Dusun Sungai Soga. Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian dada akibat senjata tajam jenis samurai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian terungkap sekitar pukul 04.30 WIB saat warga melaporkan adanya tindak pidana pembunuhan di area masjid tersebut.
Saat petugas melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang di depan pintu Masjid At-Taqwa. Sebilah samurai masih tertancap di bagian tengah dada korban.
Salah seorang saksi, Parhani, mengaku datang ke masjid sekitar pukul 04.00 WIB untuk persiapan salat Subuh. Saat tiba, lampu masjid dalam keadaan padam. Ketika hendak menyalakan lampu, ia melihat seorang pria yang belakangan diketahui berinisial IAB berada di dalam masjid sambil membawa samurai.
Menurut keterangan saksi, pria tersebut memaksanya mengumandangkan azan Subuh meski waktu salat belum tiba. Setelah azan dan salat sunnah dilakukan, saksi diminta meninggalkan masjid.
Tak lama kemudian, saksi kembali memeriksa kondisi sekitar masjid dan menemukan korban sudah tergeletak di depan pintu dengan kondisi mengenaskan.
Sementara itu, anak korban yang hendak menuju masjid untuk salat Subuh mengaku melihat terduga pelaku berdiri di depan masjid sambil memegang samurai yang ditancapkan ke tanah. Pelaku disebut berteriak melarang siapa pun mendekat.
Merasa situasi berbahaya, anak korban memilih kembali ke rumah. Beberapa saat kemudian ia mendapat kabar dari saksi bahwa ayahnya telah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sungai Raya untuk menjalani visum. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak dilakukan autopsi.
Sementara itu, terduga pelaku Imam Arif Billah berhasil diamankan personel Polsek Sungai Raya Kepulauan dan telah dibawa ke Polres Bengkayang untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami motif di balik peristiwa pembunuhan yang terjadi di lingkungan rumah ibadah tersebut.
Berita Terkait
KALBAR
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pelayanan di SPBU Apung Kapuas Hulu
Kapuas Hulu, 27 September 2026* – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan perkuat pelayanan dan pengawasan...
KALBAR
PWI Kalbar Dorong LPM Warta IAIN Pontianak Perkuat Pers Kampus
PONTIANAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak...
KALBAR
Sah! Taufik Terpilih Aklamasi Ketua PWI Sintang Masa Bakti 2026-2029
SINTANG – Taufik Hidayat, terpilih aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sintang masa bakti...
KALBAR
Polda Kalbar Serap Aspirasi Aliansi Driver Ojol
PONTIANAK— Kepolisian daerah Kalimantan Barat menggelar kegiatan silaturahmi bersama pengurus dan anggota Aliansi Driver Ojol Bersatu...