⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Driver Ojek Online Meninggal Dunia Saat Antar Penumpang di Gaia Mall

Oleh | Mei 16, 2026 | 0 komentar | Mei 16, 2026 (diperbarui)

KUBU RAYA – Seorang driver ojek online Maxim meninggal dunia setelah terjatuh saat hendak menurunkan penumpang di depan pintu parkir Gaia Mall, Jalan Mayor Alianyang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat 15 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.


Korban diketahui bernama Muslimin AR (54), warga Jalan Tanjung Raya II Gang Tri Sakti, Kelurahan Parit Mayor, Kecamatan Pontianak Timur.

Berdasarkan keterangan saksi Dimas Yudha Pratama, seorang petugas keamanan Gaia Mall, korban tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor saat hendak menurunkan penumpang di area pintu masuk parkir mall.


Melihat kejadian tersebut, saksi bersama petugas keamanan lainnya langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke ruang kesehatan Gaia Mall menggunakan kursi roda dan memasangkan oksigen.

Namun korban belum sadarkan diri sehingga segera dibawa ke Rumah Sakit Kartika Husada untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga dr. Tanti Melinda, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Sekitar pukul 18.15 WIB, petugas kepolisian yang dipimpin IPDA Hatta, SH mendatangi RS Kartika Husada dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Menurut keterangan adik kandung korban, Zainal Abidin AR, SH, korban diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan sebelumnya juga pernah terjatuh saat bekerja sebagai pengemudi ojek online hingga sempat dirawat di RS Bhayangkara Pontianak.
Pihak keluarga pun sepakat menolak dilakukan visum terhadap jenazah korban.


Pada pukul 20.20 WIB, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulans Pemadam Sukarelawan Timur.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *