DPRD Kubu Raya Kecam Dugaan Bullying Siswa di Ambawang
KUBU RAYA – Ketua Komisi IV DPRD Kubu Raya sekaligus Ketua Fraksi PKS Kubu Raya, M. Amri mengecam keras dugaan kasus perundungan terhadap seorang siswa sekolah dasar di salah satu Madrasah di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Kasus yang disebut melibatkan tindakan kekerasan menggunakan tali rapia itu dinilai tidak dapat dibenarkan dan harus menjadi perhatian serius pihak sekolah maupun instansi terkait.
“Kami mengecam keras tindakan kekerasan terhadap anak tersebut. Perundungan dalam bentuk apa pun tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Amri pada, Kamis 14 Mei 2026.
Amri meminta pihak terkait, khususnya Kasi Pendidikan Kementerian Agama bersama pihak sekolah, segera melakukan investigasi lapangan untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Ia juga menekankan pentingnya pendampingan terhadap korban, baik dari sisi perawatan maupun pemulihan mental pasca kejadian.
“Korban harus mendapatkan perhatian serius, termasuk pendampingan psikologis agar tidak mengalami trauma berkepanjangan. Evaluasi terhadap pengawasan dan sistem pencegahan bullying di sekolah juga harus segera dilakukan,” katanya.
Selain itu, Amri mendorong seluruh sekolah memperkuat program anti bullying melalui penyusunan SOP pencegahan dan penanganan kekerasan yang efektif.
Menurutnya, perlu ada pelatihan bagi guru BK serta pembentukan tim anti kekerasan di lingkungan sekolah guna meminimalisir terjadinya kasus serupa.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif memperhatikan perubahan perilaku anak dan segera melapor apabila menemukan indikasi kekerasan atau perundungan.
“Peran orang tua sangat penting. Anak-anak yang menjadi korban biasanya menunjukkan perubahan perilaku. Karena itu, komunikasi antara orang tua dan anak harus diperkuat,” tambahnya.
Amri berharap kasus dugaan bullying tersebut menjadi perhatian bersama agar lingkungan pendidikan benar-benar aman dan ramah bagi anak.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh anak-anak untuk belajar dan berkembang,” pungkasnya.
Berita Terkait
KALBAR
Polda Kalbar Terima 300 Personel Brimob BKO untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak – Polda Kalimantan Barat secara resmi menerima kedatangan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dalam rangka...
KALBAR
DAD Landak: Polres Landak Teladan dalam Penanganan Darurat Karhutla
NGABANG – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas...
KALBAR
Ketua Bala Dayak Landak: Gerak Cepat Polres Landak Selamatkan Hutan Adat dari Karhutla
NGABANG – Ketua Bala Dayak Kabupaten Landak, Aan Dahoya, memberikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam kepada...
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...